Untuk Pertama Kalinya, Indonesia Negosiasi Peluncuran Astronot Dengan Rusia


Direktur Jenderal Roscosmos, Dmitry Rogozin mengkonfirmasi adanya pembicaraan Indonesia dengan badan luar angkasa Rusia Roscosmos perihal pengiriman astronot pertama ke luar angkasa.

"Kami telah memulai negosiasi dengan negara-negara seperti Turki, Indonesia, Hungaria karena mereka ingin meluncurkan kosmonot mereka sendiri. Mereka ingin bekerja sama dengan Roscosmos," katanya dalam sebuah wawancara dengan televisi Rossiya 24, seperti dilansir Sputnik, Selasa (31/12/2019).

Astronot asal Turki dan Hungaria sebelumnya sudah dikabarkan akan dikirim  oleh Rusia ke luar angkasa. Pada bulan November, seorang delegasi Hungaria ke pertemuan tingkat menteri Badan Antariksa Eropa.

Delegasi mengatakan bahwa negara itu terlibat dalam pembicaraan dengan Roscosmos mengenai kemungkinan pengiriman astronotnya ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) pada tahun 2024.

Astronot Hungaria pertama, Bertalan Farkas, diluncurkan ke luar angkasa pada Soyuz 36 dari Baikonur Cosmodrome pada 1980. Rogozin juga mengadakan pertemuan pada bulan Oktober dengan Duta Besar Turki untuk Rusia dalam membahas prospek kerja sama eksplorasi ruang angkasa.


Rogozin menyatakan bahwa Rusia siap untuk melatih dan meluncurkan astronot Turki ke ISS pada tahun 2023. Roket Soyuz yang dioperasikan oleh Roscosmos pada saat ini, satu-satunya cara untuk mengangkut astronot ke ISS.


Sumber: Akurat.co

Comments

Popular posts from this blog

Lagi, Densus 88 Menangkap Seorang yang Diduga Sebagai Teroris

Misbakhun Mengajukan PK Kepada MA Untuk Mendapatkan Keadilan

Apa KPK Akan Mengusut Tuntas Skandal Century?