Rencananya Fahri Hamzah Akan Temui Mahasiswa di Acara Talkshow Malam



Banyaknya aksi demonstransi yang menolak diresmikannya Rancangan Undang-Undang (RUU), Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengaku ingin menemui para mahasiswa yang melakukan aksi demo setelah dirinya selesai memimpin rapat paripurna pada hari ini.

"Habis ini pengen ketemu mahasiswa dan pengen denger katanya ada aspirasi besar... #MahasiswaBergerak," tulis Fahri melalui akun twitter @Fahrihamzah, Selasa (24/9/2019).

Lebih lanjut dirinya mengatakan nantinya akan menjadi salah satu nara sumber untuk acara Indonesia Lawyers Club (ILC) yang dipandu oleh Karni Ilyas. Fahri beralasan mengapa dirinya ingin megisi acara tersebut karena akan ada perwakilan mahasiswa.
"Nanti malam juga saya akan hadir di @ILCtv1 karena ada perwakilan mahasiswa yang hadir. Saya ingin dialog. Ada apa gerangan? Cc: @karniilyas," ujar Fahri. 

Dijelaskan oleh Fahri bahwa hari ini DPR sudah menunda sedikitnya 1 RUU dan mengesahkan 4 RUU lainnya. Sebelum memberikan informasi tersebut, dirinya sudah menginformasikan hal tersebut melalui akun media sosial Twitter miliknya bahwasanya dirinya pada hari ini sudah memimpin rapat paripurna.

"Lapor! Hari ini saya memimpin: 1. Penundaan RUU Pemasyarakatan. 2. Pegesahan: UU Tentang Pembentukan Peraturan Per-UU-an. UU Tentang Pesantren. UU Tentang APBN 2020. UU Tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan. UU Tentang Sistem Bididaya Pertanian Berkelanjutan. Selesai!," tutur Fahri. 


Seperti diketahui, sejak beberapa hari terkahir, hingga hari ini aksi massa terjadi di sejumlah daerah. Aksi tersebut dilakukan oleh sejumlah elemen masyarakat sipil dan mahasiswa. Mereka menuntut agar DPR membatalkan pengesahan sejumlah RUU yang dianggap masih bermasalah. RUU yang paling disoroti yaitu RUU Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dan UU KPK yang sudah disahkan sebelumnya. 


Sumber: akurat.co

Comments

Popular posts from this blog

Lagi, Densus 88 Menangkap Seorang yang Diduga Sebagai Teroris

Misbakhun Mengajukan PK Kepada MA Untuk Mendapatkan Keadilan

Apa KPK Akan Mengusut Tuntas Skandal Century?